
Lima perwakilan OSIS SMA Negeri 2 Magelang menghadiri kegiatan sosialisasi transaksi keuangan digital berbasis QRIS yang diselenggarakan oleh Tim PKK Milenial Kota Magelang pada Jumat (14/11/2025). Acara ini berlangsung dari pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Ruang Rapat Gedung Wanita Kota Magelang, dan dihadiri perwakilan OSIS dari berbagai SMA dan SMK di Kota Magelang.
Sosialisasi ini merupakan bagian dari program kerja Tim PKK Milenial Kota Magelang bidang Sosialisasi Pengetahuan Teknologi yang bertujuan memperkenalkan dan mengedukasi pelajar mengenai perkembangan ekonomi digital. Materi yang diberikan mencakup pengenalan ekonomi digital, QRIS (tujuan serta mekanisme penggunaannya), perspektif pelaku usaha muda, hingga tantangan dan fakta terkini terkait transaksi digital di Indonesia.
Acara ini menghadirkan narasumber dari Bank Mandiri serta beberapa wirausaha milenial yang telah memanfaatkan QRIS sebagai alat transaksi utama. Para narasumber memaparkan tentang bagaimana sistem pembayaran nontunai kini menjadi bagian penting dari ekosistem ekonomi modern, terutama dalam mendukung efisiensi transaksi, keamanan data, dan percepatan pertumbuhan usaha di sektor UMKM.
Sosialisasi tersebut diikuti oleh perwakilan OSIS dari berbagai sekolah, di antaranya SMA Negeri 1 Magelang, SMA Negeri 3 Magelang, SMA Negeri 5 Magelang, SMK Negeri 1 Magelang, SMK Negeri 2 Magelang, dan SMK Negeri 3 Magelang. Hadirnya pelajar dari berbagai sekolah ini menjadi kesempatan untuk memperluas jejaring dan memperkuat relasi antarorganisasi siswa.
Perwakilan OSIS SMA Negeri 2 Magelang, yang terdiri dari ketua umum, ketua 2 dan empat anggota lainnya, tampak aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Pada sesi diskusi, mereka mengajukan beberapa pertanyaan mengenai keamanan penggunaan QRIS bagi pelajar, peluang penerapan QRIS dalam kegiatan kewirausahaan OSIS, serta bagaimana sekolah dapat memfasilitasi transaksi digital untuk kegiatan internal.
Partisipasi aktif tersebut mendapat apresiasi dari panitia serta narasumber yang menilai pelajar perlu didorong untuk memahami perubahan pola transaksi di era digital. Mereka menilai bahwa literasi digital sejak dini merupakan bekal penting agar generasi muda mampu mengikuti dinamika ekonomi yang semakin bergantung pada teknologi.
Selain sesi materi, acara ini juga menjadi ruang interaksi antarpeserta. Perwakilan OSIS SMA Negeri 2 Magelang memanfaatkan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi dengan narasumber terkait transaksi keuangan digital. Perwakilan OSIS SMA Negeri 2 Magelang juga berkenalan, berbagi pengalaman organisasi, serta membangun ikatan pertemanan dengan siswa dari sekolah lain.
Sosialisasi berjalan lancar hingga akhir acara. Para peserta pulang dengan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai urgensi transaksi digital, sekaligus wawasan baru tentang peluang ekonomi digital bagi pelajar. Melalui kegiatan ini, OSIS SMA Negeri 2 Magelang berharap dapat mengaplikasikan pengetahuan tersebut dalam kegiatan internal sekolah seperti bazar, market day, atau program kewirausahaan siswa yang melibatkan transaksi nontunai.
Inisiatif Tim PKK Milenial Kota Magelang ini dianggap penting untuk membekali generasi muda dengan keterampilan dan pengetahuan yang relevan dengan perkembangan zaman. Di tengah pesatnya transformasi digital, literasi transaksi nontunai menjadi salah satu kompetensi yang perlu dimiliki pelajar untuk menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.